Benarkah Para Dokter Tolak Kebiri Kimia?

0
HanyaBerbagi.com - Pelecehan seksual menjadi pembicaraan hangat belakangan ini. Kebiri dirasa menjadi solusi yang pas untuk mengurangi kasus pelecehan seksual.
Eno dan Yuyun memang menjadi pelajaran. Tidak hanya kasus mereka, kasus-kasus yang tidak terangkat ke media menjadi pertimbangan. Dan kini, pemerintah mengajukan tindakan.

Kebiri kimia merupakan usulan hukuman tambahan bagi penjahat seksual. Sehingga, para pelaku mendapat efek jera dan menjadi pelajaran bagi yang lainnya.

Sayangnya, dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) merasa keberatan dengan hal tersebut. Tindakan kebiri kimia dirasa melanggar kode etik dokter.

Selain masalah kode etik, kebiri kimia memiliki efek samping kepada yang mendapatkannya. Kebiri tersebut menekan hormon testosteron sehingga dapat merapuhkan tulang dan juga serangan jantung.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: