Keluarga Mirna Bertepuk Tangan Saat Mendengar Kesaksian Pegawai Kafe Olivier

0
HanyaBerbagi.com - Keluarga Wayan Mirna Salihin bertepuk tangan saat mendengar salah satu pegawai Kafe Olivier, Marlon Alex Napitupulu, menjelaskan bagaimana prosedur standar operasional penyajian es kopi vietnam. Marlon menjelaskan bahwa pipet atau sedotan harus berada di luar gelas minuman saat penyajian.
Menurutnya, berdasarkan standarnya, pelayan tidak boleh memasukkan sedotan ke dalam minuman. Keluarga Mirna bertepuk tangan saat mendengar kesaksian pegawai Kafe Olivier itu.

Saat itu, saksi melihat bahwa es kopi vietnam sudah berada di meja Jessica. Sementara itu, sedotan sudah berada di dalam gelas kopi tersebut.

Namun, bagian bibir dari sedotan itu masih terbungkus. Menurut Marlon, es kopi vietnam itu belum diminum, tetapi sedotan sudah ada di dalam gelas, dan sedotan di bagian bibir masih terbungkus.

Jessica mendapatkan dakwaan tunggal, yaitu Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: