Pengguna Pokemon go menjadi korban perampokan

0
HanyaBerbagi.com - Applikasi smartphone baru yang populer mendorong pengguna untuk 'menangkap semua monster.' Tapi bukannya menangkap pokemon, beberapa perampok di Missouri malah menggunakannya untuk menjebak korban.

Pokemon Go menggunakan ‘augmented reality’ untuk menempatkan pokemon, di lokasi dunia nyata. kemudian Pengguna dapat menangkap dan mengumpulkan mereka menggunakan smartphone dan sinyal GPS.

Lokasi fitur permainan yang disebut pokestops, dimana pengguna dapat memperoleh atau membeli barang-barang. Di satu pokestop di O'Fallon, Missouri, empat orang mengatur modul umpan untuk menarik pokemon.

Umpan dilihat oleh pemain lain, yang berduyun-duyun datang ke daerah untuk menangkap pokemon. Setelah pemain tiba di lokasi, para pria itu merampok mereka dengan menodongkan senjata. Petugas mampu menangkap keempat perampok pada hari Minggu.

Mereka diyakini bertanggung jawab untuk hampir selusin perampokan di dua wilayah Missouri. Tiga tersangka telah didakwa dengan perampokan dan tindakan kriminal bersenjata. Perampok yang berumur 16 tahun, sedang dalam tahanan remaja.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: