Surat Pernyataan Wali Murid Ijinkan Anaknya Dipukul Setelah Marak Siswa Polisikan Guru

0
HanyaBerbagi.com - Beberapa hari yang lalu, pengguna media sosial sempat dihebohkan oleh kasus murid melaporkan guru hanya karena dicubit. Banyak masyarakat yang tidak terima dan membela guru, yang sejatinya memang harus dijunjung tinggi dan dihormati karena mencerdaskan anak bangsa.
Tidak ingin kasus itu terulang lagi, seorang wali murid asal Kota Bima membuat surat pernyataan bahwa dirinya rela dan ikhlas untuk memukul anaknya jika anaknya tidak taat pada peraturan. Surat itu langsung ditandatangani oleh wali murid bernama Asnawai yang langsung ditujukan kepada Kepala Sekolah.

Berikut surat pernyataan wali murid ijinkan anaknya dipukul setelah marak siswa polisikan guru.
"Apabila anak saya bandel dan tidak menurut pada guru maka tegurlah, masih tetap bandel cubitlah. Dan jika masih tetap bandel lagi maka pukulah dengan kayu atau rotan," tulis surat pernyataannya bertanggal 4 Juli 2016 tersebut.

Dalam surat tersebut juga terdapat pernyataan, jika anaknya mengadu karena dipukul, maka ia akan memarahinya dan membentaknya dengan mengatakan, "Tanpa guru kamu tidak akan mengenal Tuhan!".

Foto surat pernyataan itu kini ramai diperbincangkan para pengguna sosial media. Surat itu tentu saja menarik simpati banyak orang. Mereka setuju dan memuji niat baik dari orang tua untuk memberikan kepercayaan kepada guru untuk mendidik anaknya.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: