Banjir bandang garut, jumlah tewas masih belum diketahui

0
HanyaBerbagi.com - Pencarian korban banjir bandang yang berlokasi di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, saat ini masih akan terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan. Data korban, yang ternyata masih terus bertambah, masih simpang siur. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sampai sekarang sudah 16 orang tewas dan delapan orang masih dalam pencarian.

Sementara data yang diperoleh Tempo dari lapangan menyebutkan korban tewas yang masuk ke Rumah Sakit Guntur berjumlah 14 jiwa, terdiri dari 7 laki-laki dan 7 perempuan.

Selain itu, puluhan rumah milik warga di sekitar bantaran Sungai Cimanuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, rata dengan tanah. Rumah yang rusak itu di antaranya berada di Kecamatan Bayongbong, Samarang, Garut Kota, Tarogong Kidul dan Banyuresmi. Kerusakan paling parah terlihat di Kecamatan Garut Kota, Tarogong Kidul dan Banyuresmi.

Di antara kawasan terparah adalah di Kelurahan Paminggir, Pakuon, Sukamentri, Haurpanggung, dan Kelurahan Muara Sanding dan Cikamiri. Karena itu tim evakuasi gabungan yang dipimpin Komandan Kodim 0611 Garut, Letkol Arm. Setyo Hani Susanto, mengarahkan anggotanya untuk melakukan penyisiran di tujuh titik. "Anggota kita difokuskan di titik tersebut," ujar Setyo dilansir dari tabloidbintang.com.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: