Bareskrim Polri akan melibatkan pelapor dan terlapor gelar kasus penistaan Agama

0
berita.rizalmedia.com - Bareskrim Polri segera menyelenggarakan gelara perkara kasus yang dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok. Gelar perkara bakal dilakukan secara terbuka dan terbatas pada Selasa, 15 November mendatang.

Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengungkapkan bahwa pihaknya akan melibatkan sejumlah elemen dari internal dan eksternal Polri dalam gelar perkara ini. Bukan hanya itu, polisi juga akan mengundang pihak terlapor yaitu Ahok dan pihak pelapor seperti sejumlah ormas keagamaan dan elemen masyarakat lain.

"Nanti dari pihak terlapor dan pelapor juga akan kami hadirkan. Jumlah akan dibatasi sesuai dengan ruang yang ada," ungkap Ari di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, dilansir dari liputan6 Sayangnya, Ari Dono saat ini masih tidak bisa memastikan apakah Ahok bakal hadir di gelar perkara terbuka atau tidak. "Kami undang pihak-pihak, terserah mau hadir atau enggak.

Kuasa hukum bisa juga (mewakili hadir)," ujar dia. Jenderal bintang tiga itu juga menandaskan, pihaknya juga akan mengundang Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam gelar perkara. "Kita undang untuk melihat apa yang sudah kami dapat dan bukti-bukti dari semuanya, akan kami mintai keterangan," kata Ari Dono.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: