Cina Merahasiakan Misi pergi ke Bulan

0
berita.rizalmedia.com - Cina mengatakan akan terus melakukan persiapan secara matang untuk menjalankan misi lanjutan ke permukaan bulan. Tetapi mereka saat ini masih merahasiakan lebih rinci terkait hal itu.

"Sementara kami terus bekerja dan jika tiba waktunya akan kami sampaikan perkembangannya," ungkal Direktur Badan Antariksa Cina Wang Zhaoyao, Jumat (19/11) petang dalam jumpa wartawan di Beijing, serangkaian keberhasilan misi Shenzhou-11 tiba kembali ke bumi, seusai menjalankan misi luar angkasa selama satu bulan.

Wang Zhaoyao mengaku bahwa keberhasilan misi Shenzhou-11 menandai terobosan dan lompatan lebih maju lagi pengembangan teknologi ruang angkasa Cina, untuk bisa lebih mengeksplorasi alam semesta."Cina sudah menetapkan tahap pengembangan program eksplorasi ruang angkasa hingga 2020, termasuk misi pendaratan di permukaan bulan," ungkapnya.

Negeri Panda tersebut sudah meluncurkan misi ulang-alik pertama ke bulan dengan pesawat ruang angkasa robotik pada 2014. Misi itu membuka jalan bagi rencana program negara itu membawa kembali sampel bulan.

Misi yang dijuluki misi Chang'e 5 Test 1 (CE5-T1) oleh beberapa pengamat program luar angkasa Tiongkok tersebut, misi kembali ke bumi untuk menguji teknologi masuk kembali ke bumi, yang diperlukan untuk program membawa kembali sampel bulan. Misi tersebut dirancang untuk bisa mengumpulkan data eksperimental dan mengkonfirmasi teknologi masuk kembali ke bumi, seperti panduan, navigasi dan kontrol, perisai panas, serta desain lintasan.

Pengetahuan itu dihimpun untuk misi Chang'e-5, yang ditargetkan terbang pada 2017 yang mendarat di permukaan bulan dan membawa sampel bulan kembali ke Bumi. Misi Chang'e 5 T1 sebenarnya adalah penerbangan robotik keempat Cina sejak pengorbit Chang'e 1 diluncurkan pada 2007. Pada saat itulah, Cina telah meluncurkan pengorbit kedua (Chang'e 2 tahun 2010) dan pendarat bulan pertama (Chang'e 3 tahun 2013).

Misi Chang'e 3 juga membawa pendarat bulan pertama yang disebut Yutu ("Jade Kelinci") ke permukaan bulan. Cina berambisi menjadi negara pertama yang mendarat di sisi jauh bulan. Misi bertujuan mempelajari kondisi geologi bulan pada sisi jauh atau juga dikenal sisi gelap. Negeri Panda pertama kali mengirim astronot ke luar angkasa pada 2003. Mereka melakukan beragam penelitian termasuk penempatan stasiun luar angkasa.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: