Ini Dia Pesan Presiden Jokowi Kepada Para Guru: Suntikkan Nilai-nilai Indonesia Sejak Dini

0
Foto: Jokowi di Acara Peringatan Hari Guru/Foto: Jabbar Ramdhani

berita.rizalmedia.com - Presiden Joko Widodo menitipkan pesan kepada para guru di Indonesia. Pesan ini disampaikan berkenaan dengan Peringatan Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 November.

Presiden Joko Widodomeminta kepada para guru untuk menyuntikkan nilai-nilai karakter masyarakat Indonesia kepada peserta didiknya. Hal ini ditujukan agar para peserta didik bisa melestarikan nilai-nilai yang sudah mendarah daging (internalized value) bagi bangsa Indonesia. 

"Yang ingin saya sampaikan, yang berkaitan dengan nilai-nilai karakter Indonesia. Nilai-nilai etika, nilai kejujuran, kedisiplinan, nilai optimisme, kerja keras mohon agar ini juga terus disuntikkan kepada anak didik kita," kata Jokowi di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat pada Minggu (27/11/2016).

Presiden Joko Widodo menambahkan nilai etika yang harus dimiliki oleh para peserta didik. Etika adalah nilai yang erat kaitannya dengan moral. Etika dan moral dalam kehidupan bangsa Indonesia ini digali dan di dapat dari Pancasila yang merupakan dasar negara. Pancasila memancarkan nilai-nilai etika yang harus ditumbuhkembangkan dan ditanamkan pada generasi masa depan sedini mungkin. 

"Etika bicara, etika menghormati guru, menghormati orang tua, menghormati seniornya. Karena ini nilai-nilai Indonesia yang harus ditanamkan sejak dini," tutur Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, penanaman nilai-nilai itu harus dilakukan sejak dini. Misalnya dari tingkat pendidikan yang dasar seperti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai tingkat pendidikan Perguruan Tinggi. Pendidikan etika dan penanaman nilai -nilai bangsa Indonesia juga tidak kalah penting dengan mata pelajaran lainnya.

"Saya tahu, matematika itu perlu. Saya tahu, fisika juga perlu, saya tahu. Saya tahu, PMP. PMP masih (ada) enggak? Oh (sekarang) PPKn ya? Dulu inget saya PMP. Itu juga diperlukan. Kimia itu diperlukan. Biologi diperlukan saya tahu," ujar Jokowim

"Tapi terutama bagi anak kita yang masih di TK, SD, SMP nilai kedisiplinan, etika, kejujuran, kerja keras, optimisme harus disuntikkan," tambahnya.

Dengan suntikan nilai-nilai tersebut, diharapkan mampu menjadi modal positif untuk mental generasi Indonesia. Karena persaingan dunia global ke depannya akan lebih kejam dan ketat lagi.Guru memegang peran penting dalam pembentukan generasi emas masa depan. Karena itu penanaman nilai-nilai ini menjadi penentu maju atau tidaknya bangsa Indonesia.

"Karena di tahun 2030-2040 pertarungan sangat sengit sekali. Kita akan miliki bonus demografi. Anak-anak produktif yang akan jadi kekuatan dan modal negara kita dalam bersaing," ucap Jokowi.

"Tapi kalau nilai tersebut tidak disuntikkan. Saya khawatir, di tahun emas kita itu kita bisa meraih atau tidak. Bisa tinggal landas atau tidak. Dan itu, bapak ibu guru punya peran sentral pada tahun yang saya sampaikan (tersebut)," imbuhnnya.

Dalam peringatan  Hari Guru Nasional yang dihadiri oleh ribuan guru dari berbagai daerah ini mendapat apresiasi dari Presiden Joko Widodo. Beliau mengatakan, guru adalah lentera bangsa Indonesia yang akan menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa pemenang.

"Terakhir, saya percaya. Satu orang hebat bisa melahirkan beberapa karya hebat. Tapi satu guru hebat bisa melahirkan ribuan orang hebat. Dirgahayu guru Indonesia. Jadilah lentera bangsa hingga menjadi bangsa pemenang," tabik Jokowi. 
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: