Ini Program Ahok Untuk Mengatasi Macet Ibu Kota

0
berita.rizalmedia.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok mengungkapkan program yang akan dilanjutkannya untuk mengentaskan kemacetan di Ibu Kota. Cara pertama dengan menambah enam ruas jalan tol dalam kota.

Ahok mengungkapkan pada walnya dia tidak ingin menambah lagi ruas jalan di Jakarta sebagai solusi kemacetan. Namun untuk enam ruas jalan tol dalam kota, lebih baik direalisasikan. "Untuk mengatasi kemacetan, enam ruas tol dalam kota harus dibangun, enggak mau bangun banyak jalan lagi," ujar Ahok di Rumah Lembang, Menteng, Jakarta dilansir dari liputan6.

Sementara itu, menurut Ahok, cara yang paling efektif mengurai macet adalah dengan membangun transportasi berbasis rel, seperti Massa Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT), dan Bus Rapid Transit (BRT). "MRT sekali angkut 1.950-an orang.

Nah lalu bangun LRT, 110 km melingkar di antara dia sumbu MRT Asian Games Kelapa Gading, Velodrome, sekali tarik 600 orang bisa keliling seluruh Jakarta," ucap dia. Sedangkan untuk membatasi penggunaan kendaraan pribadi, Ahok akan menerapkan Electronic Road Pricing (ERP) atau jalan berbayar elektronik.‎ Uang yang terkumpul dari ERP akan disubsidikan untuk pengguna transportasi umum seperti Transjakarta.

"ERP orang bilang saya Robinhood, saya bukan, kita ini sosialis, selalu pengen ambil (harta) orang kaya, ambil buat yang miskin, penganut paham itu, ERP. Parkir meter atau parkir seperti apa, ERP bisa dapat Rp 4-5 triliun per tahun, bisa buat subsidi bus," ungkap Ahok.

Ahok juga sudah menjamin kualitas bus Transjakarta sudah jauh lebih baik. Selain itu kesejahteraan pegawainya pun terjamin. "Gaji sopir dua kali UMP, jangan salah Bapak Ibu ya. Yang bus gandeng gajinya 3,5 kali UMP," Ahok menandaskan.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: