Obama menyindir berita hoax di Facebook

0
berita.rizalmedia.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, Jumat (18/11) menyindir banyaknya hoax yang beredar di Facebook. Perkataan ini dilontarkan di sela-sela konferensi pers di Jerman. Sebagaimana dilansir Guardian, Obama menekankan pentingnya pengendalian kabar-kabar hoax di Facebook dan platform media lainnya untuk mendukung proses politik yang berjalan.

"Kalau kita tidak serius melihat mana yang fakta, mana yang benar dan yang tidak, kalau kita tidak membedakan mana argumen serius dan propaganda, artinya kita bermasalah," tuturnya. Saat kemenangan Trump yang mengejutkan, Facebook dinilai gagal mengendalikan aliran misinformasi pada jaringan yang dimiliki.

Model bisnis yang diterapkan media sosial ini disebut dapat memecah pengguna pada suasana politik yang terpolarisasi. Obama menuturkan, saat ini banyak informasi palsu yang disajikan dengan sangat baik. Fenomena ini terjadi baik di Facebook maupun TV.

"Jika semua tampak sama dan tidak ada perbedaan dibuat, kita tidak tahu apa yang harus dilindungi. Kita tidak tahu apa yang harus dilawan. Dan kita akan kehilangan apa yang selama ini sudah kita capai, yaitu kebebasan berdemokrasi dan kesejahteraan ekonomi," ujarnya.

Komentar ini muncul usai CEO Facebook Mark Zuckerberg menolak "ide gila" bahwa berita-berita hoax di jejaring sosial telah menggoyang para pemilih dalam pemilu AS. Buzzfeed menjelaskan, berita hoax lebih banyak tersebar dibandingkan yang sungguhan selama polling dilakukan.

Teori konspirasi dan informasi palsu beredar di Facebook, disebarkan oleh jaringan media-media partisan dengan kebijakan editorial tidak jelas atau dipertanyakan. Sejumlah remaja juga membuat situs-situs pro-Trump untuk mengejar iklan dan klik.

Ini bukan kali pertama Obama menyindir masalah berita hoax. Dalam acara Partai Demokrat 7 November lalu, ia menyebut fenomena merebaknya teori konspirasi gila-gilaan. Menurut suami Michelle Obama ini, semuanya menyebabkan kabut informasi yang tidak akan berarti.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: