Saat Berada di Gunung Cartenz, Nadine Sempat Bersedih Sambil Mengelus Dada

0
HanyaBerbagi.com - Puteri Indonesia 2005, Nadine Chandrawinata ini memiliki hobi travelling. Kakak kandung  Marcel dan Mischa Chandrawinata ini juga paling suka bertualang di alam bebas.
Beberapa waktu yang lalu, Nadine sempat mencoba jalur puncak tertinggi di Indonesia, yaitu Gunung Cartenz di Papua. Gunung itu terbilang cukup berat karena Gunung Cartenz masuk ke salah satu 7 puncak tertinggi di dunia (7 Summits).

Nadine mengaku jika dirinya melakukan pendakian tersebut tidak hanya untuk menyalurkan hobi semata. Ia juga sedang menjalankan misi kampanye pencegahan pemanasan global (global warming). "Kita tahu salju abadi di Indonesia ya di Papua, di Cartenz. Aku mau buktikan apakah masih ada salju itu yang kita bangga-banggakan di Indonesia," ujarnya.



Tidak hanya untuk berkampanye, Nadia bersama pemerhati lingkungan Aksa 7 itu juga melakukan pendakian dengan maksud untuk membuat film dokumenter 7 gunung tertinggi di Indonesia. Saat berada di Gunung Cartenz, Nadine sempat bersedih sambil mengelus dada. Pasalnya, ia menyaksikan salju abadi di gunung itu mengalami penyusutan hingga 60%.
"Ternyata gunung dengan salju abadi itu sudah nggak ada di Cartenz. Jadi ini bukti bahwa kita sudah nggak punya salju abadi. Ada pembatas sekitar kira-kira sejengkal yang sudah nggak bersalju. Itu sangat-sangat menyedihkan," ungkapnya.
Padahal, sebelum melakukan pendakian, Nadine sempat berharap dapat menyaksikan salju abadi yang selama ini didengung-dengungkan. Ia berharap agar masyarakat bisa lebih peduli terhadap pemanasan global. Menurutnya sekitar 20 tahun ke depan Indonesia diprediksi sudah benar-benar nggak memiliki salju, khususnya di Cartenz.

Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: