Ahok: 'Om Telolet Om' Tidak Usah Masuk Tol, Berbahaya

0
berita.rizalmedia.com - Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyatakan bahwa anak-anak penggemar suara klakson bus yang berbunyi ‘telolet’ adalah anak-anak yang siap bersaing secara global dengan kalimat ‘Om Telolet Om’.

Ahok menilai, anak-anak yang senang mendengar suara itu adalah anak-anak kreatif. Mereka membuat poster dan menunggu kedatangan bus di pinggir jalan atau di terminal. Poster dirancang agar menarik perhatian pengemudi bus jadi menuruti permintaan mereka untuk membunyikan klakson.

Kata Ahok, kreativitas kecil seperti itu, hal yang bisa dikembangkan. Jadi selanjutnya dapat diterapkan untuk hal lain yang sifatnya produktif, namun tetap menyenangkan seperti kegemaran anak-anak mendengar suara klakson bus.

"Saya kira itu hal yang kreatif. Karena yang diperlukan dalam persaingan global itu kreativitas," ujar Ahok di Rumah Lembang, markas pemenangan Ahok-Djarot di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Desember 2016.

Ahok juga tidak memandang kegemaran anak-anak yang menjadi ramai diperbincangkan sebab salah satu rekaman video dari hal itu menjadi viral di media sosial mulai Rabu kemarin, 21 Desember 2016, sebagai hal yang bisa membahayakan keselamatan anak-anak.

Untuk bisa melakukannya, anak-anak memang harus berada di pinggir jalan untuk menunggu bus melintas. Ada risiko tertabrak bus atau kendaraan lain apabila mereka tidak berhati-hati. Tetapi, Ahok malah lebih menyoroti unsur kreativitas dari kegemaran itu.

Ahok hanya meminta anak-anak tidak melakukan tindakan berlebihan, contohgnya saja sampai memasuki jalan tol, hanya untuk menarik perhatian para pengemudi bus untuk membunyikan klakson. "Saya kira enggak usah sampai masuk tol. Itu harus dikasih tahu juga (berbahaya)," ungkap Ahok.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: