Begini Penampakan Kondisi Banjir Bandang di Bima NTB

0
berita.rizalmedia.com - Di penghujung tahun 2016 ini, musibah banjir melanda salah satu daerah di Tanah Air. Hujan deras yang mengguyur Bima dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) semenjak beberapa hari belakangan ini membuat ribuan rumah terendam air bah.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengaku bahwa ada lima kecamatan di Kota Bima yang terkena dampak banjir bandang. Diantaranya adalah Kecamatan Rasanae, Rasanae Timur, Rasanae Barat dan Punda. Bahkan di Lewirato, Sadia, Jati Wangi, Melayu, Pena Na'e ketinggian air mencapai 2 meter.

"Hujan deras yang merata di Bima dan Sumbawa menyebabkan banjir besar di beberapa daerah. Ribuan rumah terendam banjir di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat,"ujar Sutopo.
.
"Di Kabupaten Bima banjir merendam di Desa Maria dan Desa Kambilo Kecamatan Wawo. Data sementara tercatat 25 rumah rusak berat, 5 rumah hanyut, 3 rumah rusak sedang, dan 1 jembatan negara putus." Tidak hanya itu, banjir bandang juga melanda Desa Unter Kroke Kecamatan Unter Iwis Kabupaten Sumbawa.

Sebagaimana yang diketahui ada 610 jiwa yang terkena dampak dari musibah ini. Sekarang ini BPBD, TNI, SAR dan lainnya tengah berusaha mengevakuasi warga dan menyiapkan pelayan, termasuk kebutuhan pangan, obat dan penampungan sementara. "1 rumah rusak berat, 1 rumah rusak sedang dan 2 jembatan desa putus.

Tinggi banjir 1-2 meter," imbuhnya. "BPBD bersama dengan TNI, Polri, SAR, Tagana, PMI, SKPD, relawan dan masyarakat melakukan evakuasi warga. Pelayanan kesehatan diberikan bagi warga. Kebutuhan mendesak perahu karet, makanan, selimut, tenda, air bersih, obat-obatan, makanan bayi dan lainnya."

Sedangkan itu, cuaca buruk yang terjadi di Bima juga menyebabkan sejumlah penerbangan dibatalkan. Banda Sultan Salahudin sempat ditutup selama beberapa saat. Namun kini telah beroperasi dengan normal.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: