Kebijakan Sumarsono Membuat Ahok Kecewa

0
berita.rizalmedia.com - Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok, mengungkapkan sangat kecewa dengan kebijakan yang diambil pelaksana tugas Gubernur DKI, Sumarsono, selama menggantikannya semasa cuti Pilkada.

Salah satu kebijakan terbaru yang rencananya yang akan segera diambil pejabat Kementerian Dalam Negeri yang menjadi kepala daerah sementara Jakarta selama 3,5 bulan itu adalah menaikkan dana operasional Ketua RT dan Ketua RW di Jakarta.

Sekarang ini, dana operasional itu adalah Rp975.000 per bulan untuk Ketua RT, dan Rp1.200.000 per bulan untuk Ketua RW. Soni ingin menaikkannya menjadi Rp1.500.000 untuk Ketua RT, dan Rp2.000.000 untuk Ketua RW. Menurut Ahok, Soni menjalankan Pemerintah Provinsi DKI tanpa mengacu kepada visi dan misi yang ia susun sebagai kepala daerah terpilih.

Ahok menyatakan bahwa hal itu sebenarnya tidak dimungkinkan Undang-undang Dasar 1945. Tteapi, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 74 Tahun 2016, justru memberi kewenangan kepada Soni dan pejabat sementara kepala daerah lain, kewenangan untuk mengambil kebijakan strategis. "Belum pernah dalam sejarahnya pasca reformasi, Plt Gubernur menentukan kebijakan.

Sebab semua kebijakan itu visi dan misi Gubernur terpilih," ujar Ahok di Rumah Lembang, markas pemenangan Ahok - Djarot di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat, 16 Desember 2016.

Bukan hanya itu, kata Ahok, jika kebijakan diberlakukan, peningkatan pembiayaan dana operasional Ketua RT dan Ketua RW yang dilakukan Soni, akan dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2017. Artinya, Ahok, pihak yang akan menjalankan program itu. Ahok akan menjabat Gubernur DKI pada 11 Februari 2017, setelah berakhirnya masa cuti Pilkada DKI. Pada saat itu, anggaran yang berjalan yakni APBD DKI 2017.

Menurut Ahok, hal itu bukan sesuatu yang baik. Ia, sebagai kepala daerah definitif, menjalankan program yang tidak ia susun. "Bagaimana bisa saya yang kerja, saya yang tanggung jawab, kok yang mutusin anggarannya Plt Gubernur?," tandas Ahok.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: