Dua Gadis Asal Palestina Ini Membuat Batu Bata dari Abu

0
HanyaBerbagi.com - Konflik antara negara Israel dan Palestina seolah tidak ada habisnya. Akibat konflik tersebut, banyak korban yang melayang. Selain itu, bangunan-bangunan di Palestina juga hancur porak poranda karena konflik antar dua negara tersebut. Hancurnya bangunan-bangunan itu, membuat dua gadis asal Palestina ini menciptakan sesuatu yang dapat bermanfaat bagi orang sekitar.
Mereka membuat terobosan yang baru meski ada blokade dari Israel. Minimnya pasokan material ke Palestina tak menyurutkan semangat dua gadis ini untuk membangun negaranya kembali. Dua gadis tersebut bernama Majd Mashharawi dan Rawan Abddllaht.
Memiliki latar belakang pendidikan teknik dari the Islamic University of Gaza, membuat keduanya tergerak untuk membangun kembali negaranya. Mereka membuat material bahan bangunan, batu bata dari bahan-bahan yang ada di sekitar. Dua gadis asal Palestina ini membuat batu bata dari abu atau puing-puing bangunan yang hancur.
Batu bata tersebut kemudian diberi nama Green Cake. Green Cake berasal dari abu yang didaur ulang. Berat dari batu bata ini lebih ringan 30 persen. Majd dan Rawan berharap, penemuan mereka dapat berguna bagi masyarakat Palestina.
Setelah pengujian selama enam bulan, akhirnya Green Cake lulus uji coba dan siap untuk digunakan membangun tembok maupun rumah-rumah warga di Palestina.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: