Gerebek Terduga Teroris di Tangsel, Densus 88 Menemukan Bom Aktif

0
berita.rizalmedia.com - Detasemen Khusus Antiteror (Densus) 88 Mabes Polri menggerebek rumah kontrakan di Kampung Babakan, Tangerang Selatan. Dalam aksi tersebut, pihak aparat berhasil menangkap satu tersangka bernama ANS.

Sementara itu tiga pelaku lainnya tewas ditempat. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengaku bahwa ketiga pelaku melakukan tindakan represif saat akan ditangkap.

"Tersangka melakukan perlawanan dengan mengambil bom yang sudah jadi,sehingga kemudian dilakukan tindakan represif yang mengakibatkan tewasnya ketiga tersangka," ungkapnya. Seperti hasil investigasi diketahui apabila bom tersebut rencananya akan menjelang akhir tahun. Bukan hanya itu saja, bom lainnya ternyata juga ditemukan di perumahan cluster tidak jauh dari tempat pertama.

Kombes Argo mengaku apabila mereka berencana melakukan aksinya di pos polisi Serpong. "Dari hasil interogasi diperoleh informasi bahwa mereka berencana untuk melakukan aksi teror pada akhir tahun 2016, dengan target pos polisi di RS Eka (Serpong), dengan modus operandi akan melakukan penusukan dengan sangkur terhadap anggota Polri di sekitar Pos Lantas dan ketika sudah ramai anggota Polri dan masyarakat yang datang, akan melakukan bom bunuh diri,"ujarnya.

Sebagaimana pemeriksaan aparat, bom tersebut diduga ada kaitannya dengan teroris Bekasi. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Densus 88 berhasil mengungkap jaringan teroris yang berencana melakukan aksi bom bunuh diri di Istana Negara.

Sedangkan itu, dari keterangan warga sekitar diketahui jika pelaku baru satu pekan tinggal di rumah kontrakan tersebut. Mereka juga tidak mengenal tiga pelaku.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: