Inilah Alasan Ahok Kutip Surat Al Maidah

0
berita.rizalmedia.com - Terdakwa perkara dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok  ) menuturkan bahwa, ucapannya yang menyinggung ayat 51 surat Al Maidah, surat dalam kitab suci umat Islam, Alquran, tidak bertujuan untuk menafsirkan ayat yang merupakan firman Tuhan.

Perkataannya, kata Ahok, juga tidak ditujukan untuk menista dan menghina agama Islam. "Jelas, yang saya utarakan di Kepulauan Seribu, bukan dimaksudkan untuk menafsirkan surat Al Maidah," ujar Ahok di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa 13 Desember 2016.

Ahok mengungkapkan bahwa eksepsi, atau nota keberatan atas dakwaan yang baru dibacakan Jaksa Penuntut Umum di persidangan. Ahok, yang merupakan salah satu calon Gubernur DKI di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 mengatakan, perkataan ditujukan untuk para politisi yang menurutnya sering memanfaatkan ayat untuk tujuan politik.

Ahok bercermin pada pengalamannya berpartisipasi di Pilkada Bangka Belitung 2007. Pada saat itu, beredar selebaran yang mengutip ayat itu, supaya warga Babel tidak memilihnya sebagai Gubernur Babel. Ahok adalah calon kepala daerah yang beragama Kristen Protestan. Selain itu, warga Babel mayoritas Muslim.

Kata Ahok, ada lawan politik yang tidak bisa bersaing secara sehat. Mereka, kemudian menggunakan Berita terkait Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA), salah satunya menyebarkan ayat 51 surat Al Maidah, supaya warga tidak memilihnya. "Ucapan itu untuk para politisi yang memanfaatkan surat Al Maidah secara tidak benar," ujar Ahok. (asp)
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: