Inilah Penyebab Rating Anak Jalanan RCTI Terlempar Ke Posisi 5 Besar

0
HanyaBerbagi.com - Sinetron Anak Jalanan terbilang sinetron yang stabil. Karena, sinetron ini selalu bertahan di posisi 3 besar. Tetapi siapa yang menyangka apabila ratingnya belakangan ini anjlok. Sinetron yang dibintangi Stefan William haru rela kalah dari tayangan Piala AFF. Ditayangkannya babak semi final Indonesia melawan Vietnam, ratingnya pun meroket tinggi, Rabu (7/12).

Tayangan pertandingan sepak bola ini berhasil menduduki posisi pertama dengan peroleh TVR sebanyak 8,4 poin dan sharenya mencapai 31,9 persen. Siaran piala AFF ini juga berhasil menggulung sinetron yang dibintangi Natasha Wilona.

Apalagi,sinetron garapan SinemArt ini harus anjlok dan menduduki posisi ke-5. Sinetron yang digemari oleh kaum muda ini harus kalah dengan rekannya sendiri, Anugerah Cinta. Bukan hanya itu, sinetron Anak Jalanan harus mengalah dari Upin Ipin dan juga Lonceng Cinta. Sinetron yang disutradarai oleh Akbar Bhakti ini mengoleksi TVR sebanyak 3,2 poin dan sharenya mencapai 17,2 persen.

Melihat porelahan tersebut, para penggemarnya pun langsung memberikan tanggapan. Beberapa lainnya memberikan dukungan untuk sinetron AJ. “AJ turun rating karna semalam banyak yg gak nonton krn gak tau klo tayang lebih awal,” tulis netizen.

“Saya cuma bnerin aja klau rating AJ turun krn tayang cuma sebentar,” sahut lainnya. “Tenang aja AJ kan turun cuman dihari itu aja, laen waktu juga masih ada dan gw yakin bakal kembali duduk di posisi pertama kok,” ucap lainnya. “Gamasalah Anak Jalanan turun krn tayangnya cuma sebentar, besok psti tetep no 1,” sambunh lainnya.

Selain itu, sosok Stefan William ini membuat penggemarnya malas. Karena ia memutuskan Natasha Wilona dan menikahi Celine Evangelista. Bahkan, banyak netizen mengungkapkan sangat malas untuk menonton ceritanya.

Dimata netizen, alur ceritanya juga makin mengada-ngada dan rumit. Ditambah dengan konflik yang bobotnya begitu berat. Beberapa lainnya pun mengomentari chemistry Reva dan Boy yang makin hari makin hambar.”
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: