Kapolda Jabar: Dari pada mikirin politik Lebih baik telolet-telolet

0
berita.rizalmedia.com - Ketenaran om telolet om sekarang tengah melanda masyarakat. Bukan hanya di Indonesia, namun sudah menjalar ke seantero dunia. Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan menyikapi positif fenomena unik ini.

"Ini hanya euforia masyarakat. Dari pada pikirin politik mending telolet-telolet," ujar Anton setelah meninjau pengamanan acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Natal di Gedung Sabuga, Bandung, Jumat (23/12) malam.

Ucapan om telelot om yang beken dari bunyi klakson bus menurut dia hanya bentuk reaksional masyarakat. Ditambah kehebatan media sosial dan media massa membuat fenomena itu menjadi semakin disukai. "Itu hanya sebuah mungkin temporer.

Reaksional saja. Kita lihat itu sebagai kehebatan media juga," ujarnya. Selagi masih belum ada regulasi yang mengatur bunyi telolet, jenderal polisi bintang dua itu tak melarang apabila bus membunyikan klakson variasi tersebut.

"Yang enggak boleh berhentikan bus lalu telolet-telolet. Kalau larangan bunyikan belum dirumuskan juga," tambahnya. "Saya serahkan pada pembuat peraturan, kalau Polri-kan hanya menjalankan aturan. Jadi (sejauh ini) yang enggak boleh berhentikan kemudian telolet. Busnya enggak sampai-sampai dong," ucapnya.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: