Kuasa Hukum Ahok Ingin Menjawab Tanggapan JPU, Namun Hakim Menolak

0
berita.rizalmedia.com - Kuasa hukum terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama tau yang akrab disapa Ahok, meminta untuk diberi waktu untuk mengatakan tanggapan singkat terhadap tanggapan Jaksa Penuntut Umum pada sidang lanjutan Selasa pagi tadi terkait keberatan atau eksepsi terdakwa terhadap berkas dakwaan yang disampaikan dalam sidang perdana.

"Kami mohon waktu untuk memberikan tanggapan singkat kami, terhadap tanggapan JPU. Secara lisan," kata kuasa hukum Ahok, di ruang sidang eks Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di Jalan Gajah Mada No 17, Gambir, Jakarta Pusat.

Tetapi, JPU Ali Mukartono meminta agar hakim mengambil keputusan soal tanggapan JPU demi tertibnya acara hukum pidana. Karena, tidak ada lagi keberatan dari kuasa hukum setelah eksepsi. "Majelis Hakim harus mengambil putusan, tidak ada lagi keberatan dari kuasa hukum. Ini demi tertib acara hukum pidana," kata Ali.

Hakim Ketua Dwiarso Budi Santiarto langsung menolak keinginan kuasa hukum Ahok untuk mengatakan tanggapan. Hakim akan mencatat permintaan kuasa hukum Ahok itu. Sidang kemudian ditutup dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda putusan sela

"Sebab ini sudah diatur dengan tegas dan jelas, dan ini merupakan aturan yang mengikat, maka kami akan menunda untuk acara putusan. Keinginan kuasa hukum akan kami catat. Sidang ditutup," kata Dwiarso. Sidang akan dilanjutkan Selasa pekan depan, 27 Desember 2016.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: