Mayoritas Warga DKI Mau Gubernur Baru

0
berita.rizalmedia.com - Persis dua bulan lagi, Pilkada DKI Jakarta 2017 akan segerav dilangsungkan. Sejumlah peristiwa yang menimbulkan pro dan kontra terhadap para calon gubernur DKI Jakarta banyak terjadi.

Seperti dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Lingkaran Survei Indoneisa (LSI) Denny JA, merilis hasil survei yang berkaitan dengan pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang.

Dari hasil survei tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar masyarakat Jakarta mengingkan memiliki gubernur baru. "Sentimen yang menginginkan Jakarta punya gubernur baru terus meningkat.

Sekarang ini ada 60,3 persen warga ingin mempunyai gubernur baru. Yang tetap ingin gubernur lama sebesar 22,1 persen dan sebesar 17,6 persen tidak menjawab," ujar tim peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, di Kantor LSI, Graha Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu, 14 Desember 2016

Adjie menyatakan bahwa, LSI telah melakukan survei terkait Pilkada DKI 2017 sejak Maret 2016. Dalam beberapa kali survei yang dilakukan tersebut, jumlah persentase warga DKI Jakarta yang ingin gubenur baru terus meningkat jumlahnya.

Pada Maret 2016, jumlah publik yang ingin gubernur baru di Jakarta sebanyak 24,7 persen, pada survei selanjutnya di bulan Juli angkanya naik menjadi 31,5 persen. Angka tersebut kembali naik pada Oktober dengan nilai mencapai 48,6 persen. "Pada bulan November, yang inginkan gubernur baru sebesar 52,6 persen. Sedangkan untuk Desember jumlahnya kembali naik dengan angka 60,3 persen," ujarnya
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: