Mengenal Sosok Stefano Lilipaly Lebih Dekat

0




















berita.rizalmedia.com - Stefano Lilipaly menjadi pahlawan penentu kemenangan kala Indonesia menjamu Singapura di pertandingan terakhir grup B dan sukses menang 2-1 berkat gol Andik Vermansyah dan sang pahlawan penentu kemenangan Stefano Lilipaly tentunya.




Stefano Lilipaly lahir di Arnhem, Belanda pada tanggal 10 Januari 1990, memiliki garis keturunan darah Indonesia dari sang ayah yang bernama Ron Lilipaly dan Ibunya Adriana berasal dari Belanda.




Karir sepak bola Lilipaly dimulai ketika dia masih umur 7 tahun di klub amatir Belanda DCG, kemudian dia sempat pindah ke klub junior AZ Alkmaar sebelum bergabung dengan klub junior FC Utrecht. Dia juga pernah membela Timnas Belanda U-15 dan U-18 yang berposisi sebagai gelandang serang.


Sejak tahun 2009 dia telah berhasil mendapat tempat utama di FC Utrecht tim junior level kedua dibawah tim senior, dimusim pertamanya dia berhasil mencetak 8 gol termasuk 1 gol di pertandingan debutnya. dia berhasil membawa FC Utrecth muda menjuarai piala KNVB di tahun 2009-2010 dengan mencetak 2 gol di pertandingan final melawan tim junior De Graafschap yang berakhir dengan kemenangan 4-1. 

Saat yang ditunggu pun tiba, pada Agustus 2011 Lilipaly memulai debutnya di tim senior FC Utrecht walapun dia dimainkan di menit 77 dan berakhir imbang. karir Lilipaly di FC Utrecht senior kurang bisa menampilkan permainan terbaiknya dan memutuskan pindah ke klub Almere City, disanapun dia tidak bisa memberikan kontribusi yang baik dan sering duduk dibangku cadangan bahkan tidak dipanggil untuk membela klub. 



Setelah tidak mendapatkan tempat di tim utama Almere City, Lilipaly mencoba keberuntungan di klub Jepang kasta kedua Consadale Sapporo, dan lagi-lagi dia tidak bisa bersaing di Liga jepang tersebut, dan memutuskan untuk bermain bersama Macan Kemayoran Persija Jakarta namum apa mau dikata di Persija malah makin parah bahkan sampai tidak mendapatkan gaji selama beberapa bulan.


Bosan dengan keaadaan tersebut Lilipaly kembali pulang ke Belanda dan sempat menganggur beberapa bulan hingga dia berhasil mendapatkan klub baru yang mau menerimanya yaitu klub divisi 2 Tel Star. setidaknya bersama klub barunya ini Stefano Lilipaly dipercaya secara reguler mengisi lini tengah klub tersebut


Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: