Menghadapi Sidang Penistaan Agama, Pecalonan Ahok Dibatalkan Apabila Ini Terjad

0
berita.rizalmedia.com - Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok sekarang ini tengah menghadapi kasus penistaan agama yang menjeratnya. Beberapa hari yang lalu, Gubernur DKI Jakarta non aktif ini juga sudah menjalani sidang pertama dan menyampaikan nota pembelaannya.

Walaupun saat ini tengah terjerat persoalan hukum, nyatanya status pencalonan Ahok sebagai cagub DKI Jakarta masih belum gugur. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, Soemarsono menuturkan bahwa pecalonan Gubernur Petahana ini bari bisa dibatalkan apabila kasusnya sudah memiliki kepastian hukum tetap atau inkracht van gewijsde.

"Misalnya dalam bulan ini ada vonis yang berkekuatan hukum tetap, misalnya Pak Basuki enggak banding, berarti sudah inkracht . Itu berarti nanti (bisa) dibatalkan pencalonannya. Setelah itu partai (pengusung) punya kesempatan ganti calon," ujar Soemarsono.

"Komposisinya ganti Pak Djarot jadi cagub, pengganti Ahok jadi cawagub. Syaratnya 30 hari sebelum pemungutan suara." Lebih lanjut, Soemarsono menjelaskan jika seandainya Ahok divonis bersalah usai terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta, kemungkinan Ahok akan diberhentikan secara permanen.

"Kalau misalkan putusan setelah Pilkada berlangsung dan Ahok menang, tetap dilantik sebagai gubernur terpilih. Tapi begitu setelah dilantik, kalau status terdakwa diberhentikan sementara, kalau terpidana diberhentikan permanen," imbuhnya.

Sebagaimana yang kita ketahui, Ahok menemui polemik usai beredar video dirinya mengutip surat Al Maidah saat berpidato di Kepulauan Seribu. Akibat hal tersebut ia harus berurusan dengan hukum lantaran dituding menistakan agama
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: