Menyusul Anak Jalanan, Anugerah Cinta Juga Dapat Teguran KPI Saat Pamerkan Adegan Berbahaya Ini !

0
HanyaBerbagi.com - Ternyata bukan hanya Anak Jalanan saja yang menjadi sinetron unggulan RCTI. Anugerah Cinta juga menjadi sinetron unggulan dan banyak diminati oleh para penonton. Hal itu terbukti dari prestasi yang diraih oleh sinetron Giorgino Abraham cs ini.

Akhir akhir ini Anugerah Cinta ternyata masih konsisten pada posisinay yang masuk tiga besar dalam rating acara televisi. Namun ditengah-tengah kajaanya, sinetron ini malah mendapatkan teguran kerasa dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Sinetron yang masih satu produksi dengan Anak Jalanan ini mendapatkan peringatan dari KPI karena ada sebuah adegan yang dirasa kurang pantas untuk ditayangkan pada episode 18 November 2016 lalu.

‘Pada program tersebut terdapat adegan seorang wanita yang melalukan pengancaman terhadap seorang anak perempuan. KPI Pusat menilai muatan demikian tidak pantas untuk ditayangkan karena memberikan dampak negatif bagi khalayak yang menonton khusunya remaja,’ tulis pihak KPI di sebuah surat yang diunggah di situs resminya.

Rupanya KPI juga berpendapat apabila tayangan tersebut mempunyai potensi melanggar peraturan yang telah dibuat oleh KPI. ‘Dan berpotensi melanggar SPS KPI Tahun 2012 Pasal 15 Ayat (1) dan Pasal 37 Ayat (4) huruf a soal ketentuan perlindungan remaja serta penggolongan program siaran,’ sambung KPI lagi. Seusai itu, pihak dari KPI juga memberikan ancaman lagi terkait adegan adu jotos yang tayang pada 11 dan 14 November 2016.

‘Tanggal 11 November 2016 pukul 21:22 WIB program tersebut menampilkan secara eksplisit adegan berkelahi yan g dilakukan oleh beberapa pria. terdapat muatan serupa pada tanggal 14 November 2016 pukul 21:33 WIB yang menampilkan adegan seorang pruia memukul temannya secara berulang-ulang menggunakan tongkat.’ Tutupnya.

Atas peringatan ini KPI memberikan sebuah sanksi berupa sebuah peringatan tertulis untuk Anugerah Cinta. Selain itu bahkan KPI juga sempat memberikan amanat kepada pihak produksi, supaya bisa menjadikan P3 dan SPS KPI 2012 sebagai teladan dalam membaut sebuah program televisi.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: