Pasar Bunga di Semarang Kini Sudah Bersih dan Rapi

0
Peresmian Pasar Bunga di jalan dr Soetomo

berita.rizalmedia.com - Kondisi Pasar Bunga yang berada di Jalan dr Soetomo kini disulap menjadi bersih dan rapi. Pasar yang tadinya kumuh dan tidak sedap dipandang itu, kini kondisinya sangat berbanding terbalik dengan sebelumnya. Hal ini disambut baik oleh para pedagang bunga, terutama saat peresmian bangunan baru pasar bunga mereka menyambutnya dengan melakukan arak-arakan.

Arak-arakan ini dilakukan oleh 115 pedagang pada Jumat (23/12) sore yang dipimpin oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang bertempat tidak jauh dari relokasi pasar bunga. Peresmian bangunan baru pasar bunga ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Hendrar dan wakilnya, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Pasar bunga yang terletak di Jalan Soetomo ini dulunya sangat kumuh dan kotor. Kemudian Pemerintah Kota Semarang merelokasi para pedagang untuk perombakan total yang berlangsung selama 7 bulan. Anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Kota Semarang untuk membuat bangunan baru yang berkonsep eco green, pembangunan ini menghabiskan dana sekitar Rp 9,1 miliar.

Sekarang bangunan pasar bunga ini dibagi menjadi dua lantai. Lantai pertama untuk pemesanan bunga dan lantai kedua untuk pembuatan karangan bunga. Bentuk bangunananya cukup unik, karena terbuka dan rapi. 


Selaku Wali Kota Semarang, Handi mengatakan pembangunan pasar yang bernama Pasar Kembang Kalisari ini merupakan tahap pertama. Dan nantinya akan berkembang dan berlanjut ke fasilitas lain yang akan mempercantik dan memperindah Kali Semarang yang ada di belakang pasar bunga itu.

"Kita akan memulai pembangunan tahap kedua tahun depan dan akan melengkapi pasar kembang dengan area food court, area parkir, dan jalan inspeksi di sepanjang Kali Semarang," kata Hendi, Jumat (23/12/2016).

"Dengan penataan ini, harapannya Pasar Kembang Kalisari akan kembali menjadi ikon Kota Semarang," imbuhnya.

Salah satu pedagang bunga di pasar Kembang Kalisari, Susmiyanto mengaku sangat senang dengan dipercantinya bangungan pasar. Terlebih para pedagang dapat menempatinya dengan gratis.

"Terima Kasih juga kepada bapak Wali Kota yang memberikan tempat ini kepada kami gratis, biaya izinnya pun tidak ditarik," ujar pria yang juga ketua Paguyuban Kembang Setaman itu
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: