Perseteruan Jupe dan Nikita Mirzani Semakin Memanas

0


berita.rizalmedia.com - Perseteruan yang terjadi antara pedangdut Julia Perez dan aktris Nikita Mirzani tidak kunjung menemui titik terang. Konflik ini justru semakin memanas. Hal ini menjadi konsumsi publik yang ramai diperbincangkan. Pasalnya kedua artis ini salah satu artis sensasional di dalam negeri.

Perseteruan ini berawal saat asisten Julia Perez, Lucky, diduga telah mendapat kekerasan dari Nikita Mirzani dan rekannya di salah satu klub malam yang ada di kawasan Jakarta Selatan.

Wanita yang akrab dipanggail Niki itu melaporkan Julia Perez ke Polda Metro Jaya, karena merasa Julia Perez telah memfitnah dan mencaci maki dirinya melalui sosial media. 

Meskipun Julia Perez atau yang akrab disapa Jupe ini telah meminta maaf di depan media sesuai dengan kemauan pemain film "Comic 8" tersebut. Niki tetap bersikeras untuk tidak mencabut tuntutannya terhadap Jupe. Karena merasa tidak ada iktikad baik dari Niki, Jupe akan melaporkan balik Niki ke pihak kepolisian. 

"Rencananya Jupe akan tempuh jalur hukum juga. Jupe akan laporkan Nikita. Ibaratnya ini sudah ya, masing-masing jalani saja proses hukum yang ada," kata pengacara Julia Perez, Sandy Arifin, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (10/12/2016).

Menurut Sandy, Julia Perez sudah lama ingin membuat laporan ini. Hanya saja Jupe masih berharap Niki mau  beriktikad baik melakukan damai dengannya. Namun, sepertinya dari pihak Niki menunjukkan adanya iktikad untuk melakukan damai dengan pihak Julia Perez. Akhirnya mantan istri Gaston Castano ini mulai beraksi.

"Dari awal Jupe juga mau lapor sebenarnya, tapi kami kan mau musyawarah untuk mufakat dulu. Kami sudah jalankan permintaan mereka supaya kami minta maaf di semua media elektronik dan televisi. Tapi sampai sekarang kan enggak direspons,"‎ tutur Sandy Arifin.

Dari penjelasan yang dikatakan Sandy, janda dua anak ini akan dikenakan pasal UU ITE.

"Kemungkinan kami kenakan Pasal UU ITE, cuma detailnya nanti saja pas laporan. Ini sudah kami diskusikan. Yang jelas, saat itu (berseteru di Twitter) ada balas-balasan kata yang tidak pantas," ujar Sandy Arifin.

Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: