Polisi mengira balon ulang tahun sebagai lambang ISIS

0
hanyaBerbagi.com - Polisi merazia siswa Swedia pada hari Senin setelah mengira balon pesta sebagai lambang ISIS. Sarah Ericsson merayakan ulang tahun ke 21 di apartemennya saat akhir pekan.

Namun dia tidak menduga kalau gambar terbalik dari balon '21' yang tergantung di jendela akan membawa tamu yang tak terduga. Pada Senin pagi, pacar Ericsson, Fabian Akesson melihat mobil polisi di luar rumah. Tiga perwira kemudian memasuki rumah, dan segera menyadari bahwa mereka telah membuat kesalahan. Para petugas menunjukkan foto yang mereka ambil dari luar jendela.

Terlihata mereka berpikir balon dibaca IS, mengacu pada ISIS. Akesson diminta untuk melepaskan balon untuk mencegah kesalahpahaman lainnya, sebelum memberikan salam dan ucapan Selamat ulang tahun untuk Ericsson.

Pasangan melepas balon, namun kemudian mengatakan kepada media daerah bahwa situasi terasa aneh, walaupun mungkin dapat dimengerti.

Langsung saja lihat video dibawah ini :

Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: