Selamat Jalan Boy Anak Jalanan !

0
HanyaBerbagi.com - Reva masih tidak menduga jika Boy secepat ini meninggalkan dirinya. Apalagi, belum lama ini Pak Bei merestui hubungan Reva dan Boy. Macan pun tak bisa berhenti menangis, bahkan bebapa kali ia sempat tak sadarkan diri.

Ya, semua tau Boy adalah lelaki yang kuat, dia anak motor, sudah berkali-kali ia jatuh dari motor tetapi ia masih bisa selamat. Namun kali ini takdir berkata lain. Mungkin Allah memang memiliki rencana lain. Reva menghubungi anak AJ yang lain kalau Boy sudah meninggal dunia. Anak AJ yang mengetahui ini pertama kali adalah Mondy.

Pada saat itu Mondy sedang mencari surat perjanjian di kamar papanya, namun handphonenya tiba-tiba berdering dan ternyata itu adalah telepon dari Reva yang memberi kabar bahwa Boy sudah meninggal. Awalnya Mondy tidak percaya, Reva pun meyakinkan.

Mondy segera menguhubungi Raya. Raya pun menghubungi anak AJ yang lain. Pada awalnya semua tidak percaya, Raya mengira bahwa Mondy sedang bermimpi, Haikal mengira bahwa kedatangan Iyan ke kosannya tengah malam hanya gara-gara Boy akan pergi ke Singapura.

Anak AJ segera pergi menuju rumah Boy. Benar saja, di rumah Boy sudah ada beberapa karangan bunga Turut Berduka Cita. Semua masuk kedalam rumah Boy, terlihat Papa Bro, Macan, Reva, dan jasad Boy yang ditutup kain putih.

Semua mendekati jasad Boy. Ya jasad yang ada dihadapan mereka ini adalah jasad sahabat terbaik mereka, Boy yang selalu menjadi sahabat terbaik setiap anak AJ, bukan hanya sahabat tapi sudah seperti saudara terdekat yang melewati susah senang bareng-bareng, yang selalu ada untuk anak AJ. Mondy pun datang, tangis anak AJ semakin pecah.

Boy benar-benar sudah meninggalkan anak AJ. Adriana dan mamanya juga dateng. Sama seperi yang lain, Adriana sangat sedih dan tidak menyangka bahwa Boy sudah meninggal dunia. Pak Bei mengajak Reva untuk pulang.

Tapi Reva meminta ijin untuk semalam ini ia tinggal di rumah Boy. Melihat situasi dan kondisi Reva, akhirnya Pak Bei mengijinkan asal Cindy dan Raya juga menginap malam ini di rumah Boy. Pak Bei pun pamit kepada Macan dan Papa Bro.

Namun ketika Pak Bei pamit, Macan melihat Pak Bei sinis. Menurut Macan, Pak Bei lah akar dari meninggalnya Boy ini, kalau saja Pak Bei merestui hubungan Boy dan Reva, Boy gak akan galau dan mengalami kecelakaan.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: