Terkait Kabar Miring Tentang Dirinya, Eko Patrio Datangi Mabes Polri

0
Eko Patrio



Eko Patrio merupakan salah satu anggota DPR RI yang diusung dari Partai Amanat Nasional (PAN), dikabarkan memiliki argumen yang mengatakan bahwa aksi teroris di Bekasi sebenarnya adalah pengalihan isu dari kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Gara-gara pernyataan tersebut, Eko pun langsung dipanggil oleh Bareskrim Mabes Polri.

Panggilan pertama dilaksanakan kemarin pada Kamis (15/12), dan suami Viona Rosaline ini tidak hadir dalam penggilan tersebut. Eko mengatakan jika dirinya saat itu sedang ada urusan internal dengan partainya. 

Namun, keesokan harinya pada Jumat (16/12), EKo hadir dengan didampingi oleh kuasa hukummnya. Ia melakukan pertemaun dengan pimpinan Mabes Polri yang berjalan kurang lebih satu jam. 


"Saya benar-benar nggak tahu apa-apa sampai tiba-tiba malam hari ada berita online itu. Awalnya saya tahu ada satu media online, tapi setelah ditelusuri ada tujuh. Akhirnya yang dirugikan bukan saya, tapi juga kepolisian dan teman-teman lain tersakiti. Ini bagian fitnah dan dzolim. Saya pribadi perlu mengklarifikasi, makanya kami datang ke mari untuk membuat laporan. Nantinya ditelusuri mana yang mengarang bebas. Dan saya yakin polisi akan menangani dengan baik," kata Eko di Gedung KKP, kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (16/12)

Awalnya suami Viona Rosaline ini enggan untuk mempermasalahkan dan membahas kasus ini. Hanya saja menurut Eko kasus ini sudah keterlaluan dan harus ditindak lanjuti. "Jujur saja, saya nggak niat melaporkan. Karena saya datang dari media juga. Tapi ini sudah meresahkan dan mencoreng kepolisian. Makanya dari internal partai bilang perlu dikomunikasikan dengan pihak berwajib," imbuhnya.

Eko terlihat bersikap biasa saja, lantaran ia merasa jika dirinya memang tidak pernah melakukan hal tersebut seperti yang diberitakan media soal dirinya. "Kalau saya memang yang ngomong (di Twitter), saya tidak akan kemari. Saya hanya punya satu akun Instagram, tidak ada yang lain. Menurut saya ini kerjaan orang tidak bertanggung jawab," pungkasnya mengklarifikasi.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: