Ini Pertimbangan Kursi Anggota DPR Masih belum Ditambah

0
berita.rizalmedia.com - Usulan penambahan jumlah kursi anggota DPR RI soal dengan revisi Undang-Undang Tentang Pemilihan Umum (Pemilu) menuai pro kontra. Pakar Hukum Tata Negara (HTN) Said Salahudin menyatakan bahwa pada prinsipnya jumlah kursi DPR tetap harus dibatasi.

“Tidak dengan sendirinya penambahan jumlah penduduk dan munculnya daerah pemilihan baru mengharuskan kursi DPR ditambah,” ungkap Said, saat dihubungi, di Jakarta, Kamis (26/1). Dia mengatakan, apabila terjadi ledakan penduduk dan pemekaran daerah yang tidak terkendali, maka berapa banyak kursi yang harus disiapkan di Senayan.

“Saya mengerti bahwa memang tidak mudah untuk menentukan jumlah kursi DPR yang ideal. Selain ada problem klasik dari pembentuk undang-undang dalam menata Dapil dan alokasi kursi, masalah pokoknya justru terkait dengan persoalan perimbangan kursi antara Jawa dan non-Jawa,” tuturnya.

Karena itulah, jika ingin menentukan jumlah kursi DPR yang ideal, lanjut dia, mau tidak mau solusi pertamanya adalah dengan melakukan evaluasi terhadap alokasi kursi di tiap-tiap daerah pemilihan (Dapil). Jadi, itu bukan persoalan sederhana.

Karena, akan segera terjadi keributan nantinya di daerah kalau evaluasi itu sampai berujung pada berkurangnya jatah kursi di daerah mereka. Oleh sebab itu, untuk Pemilu 2019 disarankan jumlah kursi DPR tidak perlu ditambah.

 ” Biar saja dengan jumlah yang ada sekarang. Sebab jika ditinjau dari sisi beban kerja parlemen, jumlah 560 anggota DPR sebetulnya sudah lebih dari cukup. Terkait aspek keterwakilan memang itu hal yang lain lagi,” tandas Said yang juga pemerhati Pemilu dari Sigma itu.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: