Mark Zuckerberg Datang ke Indonesia Untuk Bahas Berita Hoax?

0
berita.rizalmedia.com - Hebohnya berita-berita bohong atau hoax yang marak di Indonesia sempat memicu demo dan konflik di masyarakat. Menanggapi maraknya berita hoax yang disebar di berbagai media sosial (sosmed), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dikabarkan akan segera bertemu dengan pihak Facebook.

Mereka akan membahas peredaran konten hoax di medsos, lebih lagi Facebook, di Indonesia. Pertemuan antara Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara dan bos Facebook itu kabarnya akan segera dilakukan pada akhir Januari 2017.

Tetapi apabila Zuckerberg berhalangan hadir, maka Facebook akan diwakili oleh seorang perwakilan dari wilayah Asia Pacific (APAC). Dalam pertemuan itu, Rudiantara dan Facebook akan mendiskusikan terkait kabar keamanan internasional seperti radikalisme, terorisme, pornografi, dan perjudian. Konten-konten ini akan menjadi pembahasan agar tidak marak beredar di Indonesia.

"Namun kalau berkaitan dengan spesifik suatu negara seperti kita, kan gaduhnya di media sosial. Harus dibahas sendiri dengan mereka" Ungkapnya sebagaimana dilansir dari Liputan6.

Sedangakn itu, terkait penetapan regulasi penggunaan media sosial, Indonesia berkiblat pada Jerman. Setidaknya, ada 3 hal yang akan dilakukan, yakni keterlibatan perusahaan sosial media, denda terhadap perusahaan yang tetap menampilkan konten terlarang, serta penyediaan literasi penggunaan sosial media.

Bukan hanya melibatkan perusahaan 'raksasa' medsos, Rudiantara juga berharap ada peran aktif dari berbagai komunitas masyarakat. Karena masyarakat dinilai yang paling sering bersentuhan langsung dengan media sosial

"Nanti kami ajak bicara dengan komunitas-komunitas. Mereka juga konsen, seperti masyarakat anti hoax kan ada di beberapa kota. Nah itu kita ajak, siapa pun, tidak hanya masyarakat anti hoax," pungkasnya.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: