Ormas Lintas Agama Menolak Keberadaan FPI di Bali, Kenapa ?

0
berita.rizalmedia.com - Organisasi masyarakat (Ormas) lintas Agama di Bali saat ini sudah menyatukan tekad dalam apel Kebhinekaan NKRI di Lapangan Niti Praja Lumintang Denpasar, untuk bisa menolak Front Pembela Islam (FPI). Koordinator pemuda Ansor Perwakilan Bali, Amron menyatakan bahwa, umat lintas agama di Bali sejak ratusan tahun silam hidup harmonis, rukun berdampingan satu sama lainnya.

Semua pihak lintas agama bertujuan untuk bisa lebih memantapkan kerukunan yang selama ini di Bali tidak pernah menimbulkan konflik. “Kerukunan dan keharmonisan itu dapat dilihat jika salah satu umat beragama sedang merayakan hari besar keagamaan, misalnya Idul Fitri, Nyepi, Natal ataupun Imlek kami selalu bahu membahu untuk mengamankan peraayaan keagamaan tersebut,” ujar Amron seusai mengikuti apel Kebhinekaan di Bali (22/1).

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini sdauh menolak keberadaan FPI dengan alasan organisasi itu bisa merusak keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Soal laporan anggota FPI ke Polda Bali belum lama ini, terkait tuduhan petugas keamanan desa adat (pecalang) di Bali melarang warga muslim untuk shalat Jumat itu sepenuhnya tidak benar,” tandasnya.

Sedangkan itu Ketua panitia apel kebhinekaan tersebut Komang Mertayasa menyatakan bahwa kegiatan itu untuk menyatukan agar menjadi kesepakatan bersama untuk menolak keberadaan FPI di Indonesia, khususnya Bali. Mertayasa menuturkan  jangan perpecah NKRI dengan isu radikalisme, namun mari bersatu untuk tegakan keutuhan NKRI.

“Jika ada FPI saya jelas menolak keras, jangan mengadu domba atas nama agama, mari kita bersatu untuk Indonesia yang damai dan tentram,” ujarnya.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: