Sebab Jadi Terdakwa, Masyarakat : Ahok Tidak Bisa Jaga Keberagaman dan Kebhinekaan

0
berita.rizalmedia.com - Peneliti Lingkar Survei Indonesia Adrian Sopa menuturkan bahwa dari 3 pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang biasa disapa Ahok-Djarot Saiful Hidayat dinilai tidak mampu menjaga keberagaman masyarakat di DKI. Hal ini dikarenakan Ahok yang sekarang sudah menjadi terdakwa kasus dugaan penistaan agama dianggap sebagai bagian dari problem, bukan bagian solusi dalam menjaga keberagaman.

“Jika dibandingkan dengan dua pasangan calon lainnya, yakni Agus- Sylvi dan Anis- Sandi, pasangan nomor urut 2 hanya memperoleh 15,20 persen dinilai mampu dalam menjaga keberagaman di DKI,” ujar Adrian, di Graha LSI, Jakarta Timur, Selasa (24/1).

“Sementara itu sebanyak 30,50 persen masyarakat menilai Agus-Sylvi mampu menjaga keberagaman, dan 24,50 persen menyatakan bahwa pasangan Anies- Sandi,” tutur dia. Masyarakat, dia menilai bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dipandang telah mampu menjaga keberagaman di DKI karena background-nya sebagai tentara.

“Masyarakat melihat Agus disiplin dan pemahaman ideologi terhadap seorang tentara tentunya sangat keras dalam menjaga baik itu Merah Putih, NKRI, Pancasila dan UUD 1945, sehingga dipercaya mampu berkomitmen menjaga bhinneka tunggal ika,” papar dia.

Selanjutnya, Anies juga dinilai mampu dalam menjaga keberagaman di DKI, tetapi hanya kalah pamor apabila dibandingkan dengan putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

“Anies justru lebih banyak kontroversinya soal agama dibandingkan Agus, mulai dari rumor soal Syiah hingga Islam Liberalnya. Juga menjadi persoalan kunjungan Anies ke Habieb Rizieq tokoh yang kini diadukan ke polisi,” tandasnya.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: