Kebijakan Imigrasi Ditunda, AS Langsung 'Diserbu' Turis

0
berita.rizalmedia.com - Penangguhan kebijakan imigrasi Amerika Serikat yang sempat diumumkan oleh Donald Trump dan membuat dunia heboh, akhirnya disambut positif. Ditundanya kebijakan imigrasi secara nasional itu apalagi berdampak baik bagi industri pariwisata AS. Sejumlah wisatawan dari 7 negara yang masuk daftar "cekal" itu mulai berdatangan ke AS.

Seorang turis yang bernama dr Kamal Fadlalla dari Sudan merupakan salah satu wisatawan yang menyambut gembira ditundanya kebijakan tersebut. Karena, dia tertahan di negara asalnya selama seminggu sbeba kebijakan itu dan sekarang bisa kembali bertemu dengan kawan-kawan dan koleganya.

"Rasanya menggembirakan," ucap Fadlalla dilansir AFP di Terminal 4 di Bandara Internasional John F Kennedy, New York, AS, Minggu, 5 Februari. "Itu adalah minggu yang sulit. Sangat mengerikan dan mengejutkan semua orang."

Sebelum itu, hakim James Robart yang berbasis di Seattle, Washington, mengabulkan gugatan hukum yang dinyatakan oleh jaksa agung negara bagian Washington, Bob Ferguson. Dalam gugatan setebal 19 halaman, Ferguson menuduh jika perintah eksekutif Trump melanggar jaminan kebebasan beragama dan kesetaraan perlindungan seperti diatur Konstitusi AS

Dalam putusannya, Hakim Robart mengatakan bahwa perintah eksekutif Trump harus didasarkan pada fakta, bukan fiksi, agar sejalan dengan Konstitusi AS. Dia juga mengaku bahwa putusannya berlaku secara nasional untuk seluruh wilayah AS. Dia juga menyatakan jika putusannya berlaku efektif mulai Jumat (3/2) dan menyerukan pembatasan perjalanan yang kini diberlakukan, bisa segera dicabut.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: