Berhenti Jadi Artis, gadis Cantik Ini Lebih memilih Jaga Warkop di Desa Demi Sang Ibu

0
berita.rizalmedia.com - Menjadi artis itu sering diimpi impikan oleh kebanyakan orang, tetapi apa kalian percaya kalo di dunia ini ada yang berhenti jadi artis? Ada loh, tapi kenapa ya... kan jadi artis hidupnya enak banyak duit bisa beli ini itu semau kita. Pasti kalian penasaran kan guys, siapa sosok artis yang berenti dari ketenaranya. Namanya Andita Lela Karlita, atau sehari-hari akrab disapa Ita.

Usianya memang masih muda guys, baru 22 tahun. Ita ini pernah membintangi sinetron Tukang Ojek Pengkolan. Naaah inget kan dengan sinetron yang tayang di stasiun RCTI itu? Lalu kenapa ya gadis cantik ini berenti jadi artis?

Kalo kita liat baik baik lebih lama memandang wajahnya hehehe nafsu kali ya, dengan tinggi badan 165 sentimeter, tubuh langsung dan kulit putih bersih, serta rambut hitam ikal terurai sebahu, tampilannya memang sudah sangat cocok jadi artis.

Alasan Ita berenti rupanya sangat mengagumkan kita sebagai kaum muda, gadis cantik alami itu ingin mengabdikan dirinya berbakti kepada orang tua dengan membantu orang tuanya membuka warung kopi. Ooouuwww so sweet. Zaman modern sekarang ini agak sulit nyari orang seperti mbak Ita ini guys.

Biasanya orang kalo udah jadi artis trus terkenal, suka lupa dengan orang tua yang membesarkannya, bahkan hidupnya di kampung, lupa dengan temen temenya yang setia, lupa segala hal deh demi menjaga ketenaranya. Tapi lain hal dengan gadis yg satu ini.

Kabar bahwa ada pemain sinetron cantik yang rela mudik demi menjaga warkop ibunya ini dengan cepat menyebar, bahkan sampai ke luar Nganjuk. Akibatnya banyak masyarakat berdatangan ke warung kopinya untuk melihat langsung artis cantik yang biasa terlihat di televisi.

“Ternyata memang benar-benar cantik Bro! Kayak pemain sinetron itu,” ujar Very, 36, pria muda asal Mojoroto, Kota Kediri yang rela jauh-jauh datang ke Nganjuk, karena penasaran dengan kecantikan gadis penjaga warkop. Sebagai generasi muda kita harus contoh sikap tulus pengabdian mbak Ita, harta memang penting tapi lebih penting lagi membahagiakan orang tua.
Share on Google Plus
Share :

Komentar Facebook:

0 Komentar Blog: